Sobat Asha ada yang sering sakit gigi? Salah satu cara mengatasinya adalah rajin menyikat gigi setelah makan di pagi hari dan sebelum tidur. Namun anehnya, ada beberapa orang yang sudah rajin menyikat gigi tetapi masih mengalami gigi berlubang. Kenapa bisa seperti itu? Berikut adalah hal yang dapat menyebabkan gigi berlubang walaupun sudah rajin sikat gigi:
Hal yang bisa menyebabkan gigi berlubang
- Cara menyikat gigi yang salah
Cara sikat gigi yang salah dapat menyebabkan plak dan bakteri menumpuk meskipun kamu sudah menyikat gigi, terlepas dari seberapa sering kamu menyikat gigi.
- Pasta gigi yang tidak sesuai
Jika pasta gigi yang kamu gunakan tidak sesuai, atau tidak mengandung fluoride/antiplak, maka tidak dapat membantu mencegah gigi berlubang.
- Plak dan karang gigi yang menumpuk.
Plak dan karang gigi yang menumpuk lama kelamaan akan berubah menjadi asam dan merusak enamel gigi. Karang gigi harus rutin untuk dibersihkan, plak dan karang gigi tidak bisa hilang hanya dengan menyikat gigi.
- Pola makan yang salah
Mengkonsumsi makanan dan minuman tinggi akan kandungan karbohidrat meningkatkan risiko gigi berlubang. Jenis makanan dan minuman ini termasuk coklat, permen, gula, dan minuman bersoda.
- Kurangnya kalsium
Kurangnya kalsium dalam tubuh dapat menyebabkan kerusakaan enamel gigi.
Setelah kamu mengetahui penyebab gigi berlubang, menyikat gigi faktanya tidak menjamin dapat mencegah gigi berlubang. Banyak pencegahan dan hal-hal yang harus diperhatikan agar gigi selalu sehat dan bersih.
Bagaimana cara pencegahan sebelum terjadinya gigi berlubang?
Pencegahan gigi berlubang sebenarnya dapat dilakukan dengan menjaga kesehatan mulut secara keseluruhan, seperti sikat gigi 2x sehari. Berikut adalah cara pencegahan gigi berlubang:
- Sikat gigi secara rutin
Menyikat gigi secara teratur adalah cara alami untuk mencegah gigi berlubang karena menghilangkan sisa makanan dimulut, yang dapat menyebabkan berkembangnya bakteri di gigi . Namun, jangan lupa untuk menyikat gigi dengan benar.
- Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride
Pasta gigi yang mengandung fluoride diketahui dapat menghambat pertumbuhan pada bakteri penyebab gigi berlubang, namun selain itu pasta fluoride juga dapat memperkuat enamel pada gigi agar tidak mudah rusak oleh plak di dalam mulut.
- Bersihkan mulut menggunakan dental floss atau benang gigi
Benang gigi dapat membatu membersihkan sisa-sisa makanan disela-sela gigi yang tidak dapat dijangkau dengan sikat gigi.
- Periksakan gigi ke dokter gigi secara rutin
Periksakan gigi kamu ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk menghilangkan plak-plak membandel yang sulit dibersihkan hanya dengan sikat gigi atau berkumur-kumur.
Apa saja gejala gigi berlubang ?
Hai Sobat Asha, tanda dan gejala gigi berlubang bisa bevariasi tergantung tingkat keparahan dan lokasinya. Pada awal terbentuknya lubang pada gigi kondisi tersebut tidak menyebabkan gejala apapun pada kamu. Namun semakin besar lubang pada gigi kamu kondisi tersebut akan menimbulkan berbagai macam gejala, seperti :
- Rasa sakit pada gigi
- Sensitivitas pada gigi
- Nyeri ringan hingga berat saat mengonsumsi makanan atau minuman manis dan panas maupun dingin.
- Lubang yang terlihat pada gigi
- Terdapat noda coklat hitam atau putih pada permukaan gigi
- Nyeri saat menggigit
Nah, sekarang kamu sudah tahukan alasan mengapa rajin mengosok gigi tetapi gigi tetap berlubang, yuk perbaiki cara menyikat gigi kamu. Jika gigi sudah terlanjur berlubang segera periksakan gigi kamu ke klinik gigi. Asha Dental Care sedang ada promo tambal gigi mulai dari 290.000 lohh (harga promo tersebut dapat berubah setiap bulannya), yuk kunjungi klinik Asha Dental Care terdekat dari lokasi kamu untuk klaim promonya.
Artikel ini ditinjau oleh drg. Sitti Ashari, MKM