Hmm.. Apa sih gigi bungsu itu?
Gigi bungsu, atau yang dikenal juga sebagai gigi molar ketiga yang terletak di bagian belakang mulut, biasanya merupakan gigi terakhir yang tumbuh.
Gigi ini mulai tumbuh pada usia remaja akhir hingga awal dewasa, meskipun ada yang tumbuh lebih awal atau lebih terlambat.
Proses pertumbuhan gigi bungsu ini sering kali disertai dengan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Secara umum, gigi bungsu berfungsi sama seperti gigi molar lainnya, yaitu untuk membantu menggiling makanan.
Tanda dan gejala tumbuhnya gigi bungsu
- Rasa sakit atau nyeri, merupakan gejala yang paling umum. Anda mungkin merasakan nyeri atau ketidaknyamanan di area gusi atau rahang belakang saat gigi bungsu mulai muncul.
- Pembengkakan gusi, gusi di sekitar gigi bungsu yang sedang tumbuh bisa bengkak, merah, dan terasa lunak.
- Kesulitan membuka mulut, tumbuhnya gigi bungsu dapat menyebabkan ketegangan atau rasa sakit pada otot-otot rahang, sehinga merasa kesulitan atau tidak nyaman saat membuka mulut.
- Pembengkakan atau nyeri pada pipi, jika gigi bungsu terimpaksi atau tumbuh miring, ini dapat menyebabkan pembengkakan di area pipi atau rahang, yang bisa disertai dengan nyeri yang cukup menganggu.
- Demam, jika ada infeksi pada gusi atau jaringan sekitar gigi bungsu, mungkin akan mengalami demam ringan sebagai reaksi tubuh terhadap infeksi.
Apa sih penyebab gigi bungsu sakit?
- Tidak ada cukup ruang di rahang untuk gigi bungsu tumbuh dengan normal, yang bisa menyebabkan gigi ini tumbuh miring atau terimpaksi. Sebagian orang tidak memiliki cukup ruang untuk gigi bungsu tumbuh dengan benar, dan mengakibatkan gigi bungsu terjebak.
- Gigi tumbuh sebagian atau tidak tumbuh sama sekali. gigi bungsu tumbuh, gusi menjadi meradang, bakteri dapat masuk dan menyebabkan infeksi.
Hal ini dapat memicu nyeri hebat dan pembengkakan pada gusi.• Proses tumbuhnya gigi, tumbuhnya gigi bungsu adalah proses yang alami, namun proses ini bisa sangat menyakitkan. Gigi yang baru tumbuh dapat menimbulkan rasa sakit karena adanya tekanan pada gusi dan rahang.
- Penumpukan sisa makanan, penyebab menumpuknya sisa makanan di sekitar gigi bungsu umumnya berkaitan pada posisi gigi yang sulit dijangkau saat menyikat gigi atau menggunakan benang gigi (dental floss). Hal ini memudahkan penumpukan sisa makanan dan plak di sekitar gigi dan menyebabkan masalah gigi seperti, bau mulut, terbentuknya plak, karies gigi, dan infeksi pada gusi.
Jika tidak segera ditangani gigi bungsu akan menjadi komplikasi loh..
Gigi bungsu jika tidak ditangani dengan baik, akan menyebabkan komplikasi, seperti :
- Impaksi Gigi, gigi yang tumbuh dan tidak memiliki cukup ruang bisa terimpaksi, yaitu terjebak didalam gusi atau tulang rahang
- Infeksi dan peradangan, gigi bungsu yang terimpaksi atau tumbuh Sebagian dapat memrangkap makanan, bakteri, atau plak di sekitarnya. Ini bisa menyebabkan infeksi pada gusi atau bahkan abses gigi.
- Kista atau tumor, dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, gigi bungsu yang terimpaksi dapat menyebabkan pembentukan kista di sekitar gigi. Kista ini bisa merusak jaringan rahang dan gigi lainnya, serta berpotensu menyebabkan pertumbuhan tumor yang memerlukan perawatan medis lebih lanjut.
Dan inilah mengapa gigi sering dicabut jika menimbulkan masalah.
Apa yang harus dilakukan ketika mengalami tanda dan gejala di atas?
Munculnya gigi bungsu dapat terjadi suatu proses karena beberapa faktor.
Apabila Anda mengalami nyeri hebat pada saat erupsi gigi bungsu, maka sangat disarankan agar anda memeriksakan diri ke dokter gigi, agar dapat memberikan pengobatan dan pertolongan mengurangi nyeri dan meminimalisir resiko terjadinya gigi bungsu dan komplikasi yang mungkin timbul. Asha Dental Care menawarkan perawatan terbaik untuk Anda dan keluarga. Dapatkan juga promo menarik dari kami.
Happy Smile Sobat Asha😊