Setelah berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun menggunakan behel, tentu ada kebahagiaan tersendiri ketika akhirnya tiba waktu untuk melepasnya. Namun, mungkin Anda masih memiliki beberapa pertanyaan, seperti bagaimana prosedur pelepasan behel? Apakah proses ini akan terasa menyakitkan? Dan berapa lama waktu yang diperlukan? Dalam artikel ini, kami akan mencoba menjelaskan segala hal yang perlu Anda ketahui.
Prosedur Lepas Behel :
- Melepaskan perlekatan behel dari permukaan gigi
Pada proses pelepasan behel atau debonding, dokter akan melepaskan behel satu per satu dengan menggunakan alat khusus. Apakah proses ini akan terasa sakit? Secara umum, dapat dikatakan bahwa proses ini tidak menyebabkan rasa sakit. Pasien hanya akan merasakan sedikit tekanan pada gigi saat behel dilepaskan. Saat behel atau bracket dilepas, mungkin akan terdengar suara berderak. Hal ini adalah hal yang normal, karena suara tersebut merupakan hasil dari lem atau semen yang terlepas antara gigi dan behel.
- Pembersihan lem dari permukaan gigi
Setelah seluruh behel dilepas, sisa lem yang masih menempel di permukaan gigi akan dihilangkan menggunakan alat khusus (adhesive removal plier). Selanjutnya, permukaan email gigi akan dipoles dengan menggunakan bur poles untuk mendapatkan hasil yang halus.
- Pembersihan karang gigi atau scalling
Setelah itu, dilakukan prosedur pembersihan karang gigi untuk memastikan bahwa tidak ada sisa karang gigi yang menempel pada permukaan gigi
- Pencetakan Gigi Untuk Pembuatan Retainer
Fase perawatan ortodonti akan dianggap belum sepenuhnya selesai hingga pasien menggunakan retainer. Hal ini penting agar hasil perawatan ortodonti tetap terjaga dan tidak terjadi pergerakan gigi yang tidak diinginkan setelah perawatan. Tentu saja, Anda tidak ingin waktu dan biaya yang telah Anda investasikan untuk merapikan gigi menjadi sia-sia, bukan? Retainer adalah alat yang dibuat khusus (custom-made) sesuai dengan bentuk gigi pasien dan digunakan untuk mempertahankan posisi gigi setelah behel dilepas. Penggunaan retainer setelah perawatan ortodonti adalah suatu keharusan. Namun, Anda tidak perlu khawatir lagi tentang kontrol bulanan seperti yang dilakukan selama perawatan ortodonti. Beberapa jenis retainer dapat dilepas-pasang (removable) dan sangat nyaman digunakan.
Setelah behel dilepas, pasien akan menjalani proses pencetakan menggunakan sendok cetak dan bahan cetak alginate. Prosedur ini mungkin sudah familiar bagi pasien karena sebelumnya juga dilakukan untuk pembuatan model studi di awal perawatan. Proses dari pelepasan behel hingga pencetakan gigi pada rahang atas dan bawah biasanya memakan waktu sekitar 30-45 menit.
Hasil cetakan tersebut akan dicor dan selanjutnya dibawa ke laboratorium gigi untuk proses pembuatan retainer. Setelah retainer selesai dibuat, pasien akan dihubungi kembali untuk dijadwalkan pemasangan. Umumnya, waktu pembuatan retainer tidak memakan waktu lama, berkisar antara 1 hingga 5 hari setelah pencetakan. Hal ini penting dilakukan agar pasien dapat segera menggunakan retainer setelah pelepasan behel, guna mencegah terjadinya perubahan posisi gigi yang tidak diinginkan.
- Insersi Retainer
Pada kunjungan berikutnya, pasien akan datang untuk pengambilan dan pemasangan retainer. Dalam pertemuan ini, pasien akan diberikan penjelasan mengenai cara penggunaan serta cara melepas retainer, di samping cara merawat dan membersihkannya dengan baik.
Berikut Rincian Biaya Paket Lepas Behel di Asha Dental Care :
| Tindakan | Biaya |
| Lepas Behel, Bersihkan Lem ( 1 Rahang ) | Rp. 400,000 |
| Lepas Behel, bersihkan lem ( 2 rahang ) | Rp. 700,000 |
| Lepas behel, bersihkan lem & karang gigi ( 1 rahang ) | Rp. 600,000 |
| Lepas behel, bersihkan lem & karang gigi ( 2 rahang ) | Rp. 975,000 |
| Lepas behel, bersihkan lem & karang gigi, retainer clear ( 1 rahang | Rp. 1,500,000 |
| Lepas behel, bersihkan lem & karang gigi, retainer clear ( 2 rahang ) | Rp. 2,400,000 |
Happy Smile Sobat Asha😊
Artikel ini ditinjau oleh drg. Sitti Ashari, MKM